- Filosofi Wanita -
Dialah makhluk yang diciptakan Rabb dalam waktu yang lama, bahkan malaikat ikut terkagum dengan detail yang sangat istimewa.
Dua tangan yang membesarkan peradaban,
Dua tangan yang mendidik generasi,
Dua tangan yang selalu menjadi rumah tempat pulang.
Namun wanita, setinggi apapun keimanan dan kemuliaannya tetaplah wanita, diciptakan dari tulang yang bengkok.
Bahkan Fatimah putri kesayangan Rasulullah yang kelak akan menjadi pemimpin permaisuri di syurga pun pernah berselisih dengan Abu Bakar As dalam masalah ahli beyt dan warisan.
"Fatimah binti Rasulullah hanyalah salah seorang putri diantara putri-putri nya Nabi Adam, dia terkena sifat yang mengenai putri-putri Adam" begitu Ibn Katsir menjelaskan
Wanita itu terkenal dengan sifat pencemburu nya seperti Ummul Mukminin Aisyah,
Wanita adalah makhluk yang selalu mengedepankan perasaan, mudah tersinggung, cepat marah, dan selalu ingin dihargai dan dimengerti.
Bagaimana wasiat Rasulullah kepada kaum wanita ?
" Saling berpesanlah untuk berbuat baik kepada kaum wanita, karena mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok dan bagian paling bengkok adalah bagian paling atas. Maka jika kamu berusaha untuk meluruskannya, kamu akan mematahkannya. Dan jika kamu membiarkannya, maka dia akan tetap dalam keadaan bengkok. Saling berpesanlah untuk berbuat baik kupada kaum wanita"
Ada juga yang menggambarkan wanita itu seperti gelas-gelas kaca, mudah retak dan pecah.
Seorang penyair Anthara menggambarkan wanita dengan begitu indah dalam syair nya,
"Bukan dari tulang ubun dia dicipta, sebab dia memang hanya akan terlena jika hanya disanjung dan dipuja.
Bukan juga dari tulang kaki, sebab tidak layak menjadikan ia diinjak dan diperbudak.
Tetapi dari rusuk kiri ia diciptakan, dekat ke jantung hati untuk dicintai, dekat ke tangan untuk dilindungi.
Bahkan, seorang penyanyi asal Malaysia pernah menyanyikan lagu yang berjudul "KACA YANG BERDEBU"
Lemah lembutlah kepadanya, namun jangan terlalu memanjakannya. Tegurlah bila ia bersalah namun janganlah lukai hatinya.
Bagi kaum pria, memahami wanita terkesan sulit. Karena kebanyakan wanita menggunakan hati dan insting. Dan kebanyakan kaum pria sering menggunakan akalnya.
Wanita tak lemah. Wanita hanya butuh tempat bersandar yang nyaman, yang bisa membuatnya aman dan terlindungi. Yang bisa membuatnya bahagia dengan berbagai perhatian. Semua itu, hanya bisa didapatkan ketika seorang wanita benar-benar menemukan pria yang cocok mendampingi hidupnya.