Meskipun tulip
sering dikaitkan dengan Belanda, budidaya bunga Tulip
di mulai pada masa Kekaisaran Ottoman
di Turki.
Tulip sering tumbuh di daerah pegunungan dengan daerah beriklim sedang dan memerlukan masa dormansi dingin.
Tulip dapat diperbanyak melalui offset, biji atau micropropagation.
Tulip sering tumbuh di daerah pegunungan dengan daerah beriklim sedang dan memerlukan masa dormansi dingin.
Tulip dapat diperbanyak melalui offset, biji atau micropropagation.
Sebuah riwayat mengatakan bahwa tulip dibawa ke Eropa oleh Oghier Ghislain de Busbecq, duta besar Raja Ferdinand I dari Jerman untuk Sultan Sulayman al Qanuni (1520-1566) dari Daulah Utsmani. Sang duta besar ini sangat mengagumi berbagai bunga di Istanbul yang bahkan mekar di tengah musim dingin.
Versi lain mengatakan bahwa bunga ini diperkenalkan ahli botani Universitas Leiden, Carolus Clusius, pada tahun 1573. Dia mendapat bibit bunga itu dari Austria. Di Austria, bunga ini diperkenalkan etnis Hungaria. Dan orang-orang Hungaria ternyata mengenal tulip dari orang-orang Khilafah Utsmaniyah, yang datang membebaskan Hungaria pada awal abad 16
Ternyata, bunga tulip sebagai tumbuhan liar telah dikenal di Turki pada tahun 1000-an. Namun, baru Sultan Ahmed III (1718-1730) yang memerintahkan membudidayakan tulip secara massif. Para pejabat berugas menilai bagus jeleknya berbagai jenis tulip. Masa pemerintahan Sultan Ahmed ini disebut juga Era Bunga Tulip.
Era Tulip (dalam bahasa Turki: Lale Devri) adalah periode dalam sejarah Utsmani yang relatif damai. Saat itu Daulah Utsmani sudah mulai melakukan politik yang lebih berorientasi pada industri dan perdagangan, dan mengurangi tensi terhadap Barat. Sejak kegagalan ekspedisi jihad ke Wina Austria pada tahun 1683 Daulah Utsmani sejenak melakukan "reses"dari jihad.
Selama periode tulip ini, masyarakat kelas elite telah membentuk minat yang besar untuk tulip. Tulip identik dengan gaya hidup bangsawan. Namun tulip juga merupakan romantisme yang mewakili kalangan elite dan kaya, yang pada saat yang sama menunjukkan kerapuhan dari pemerintahan despotik (yakni pemerintahan yang terkonsentrasi di tangan segelintir elit).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar