Gumpalan tipis lembut bagai kapas nan putih itu terus turun perlahan lalu menempel di aspal, rerumputan, tanah, atap-atap gedung dan menyepuh kota Moskwa menjadi serba putih.
Kota katedral itu seolah diselimuti jubah ihram orang-orang suci.
Dalam suasana serba putih, Moskwa seolah memamerkan keindahan sihirnya di musim dingin.
Jalan-jalan yang putih. Katedral-katedral dan bangunan berbentuk kastil yang disepuh salju.
Pucuk-pucuk cemara araukaria yang bertahtakan butir-butir putih.
Taman-taman yang menjelma hamparan permadani serba putih.
Air mancur yang membeku menciptakan keindahan ukiran kristal.
# Inilah kalimat awal di halaman awal novel yang saya baca. Dari halaman ke halaman, semakin menarik untuk dibaca, dibaca, dan terus dibaca. Satu kata yang terucap setelah saya membaca Novel ini : AMAZING !
Yuuuk kita intip novelnya. nih kebetulan saya share gambar novelnya :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar