Senin, 18 Juli 2011

Hubungan Ilmu Politik dengan ilmu-ilmu sosial lain

Hubungan-hubungan ilmu politik tidak hanya terbatas pada sejarah dan filsafat, tetapi juga meliputi ilmu-ilmu sosial lainnya. Ilmu politik merupakan salah satu dari kelompok besar ilmu sosial dan erat sekali hubungannya dengan anggota-anggota kelompok lainnya, seperti sosiologi, antropologi, hukum, ekonomi, psikologi sosial, dan ilmu bumi. semua ilmu sosial mempunyai obyek penyelidikan yang sama, yaitu manusia sebagai anggota kelompok (group). Mereka mempelajari tingkah laku manusia serta cara-cara manusia hidupserta bekerja sama. Sejak kira-kira tahun 400 S.M filsuf yunani Aristoteles berkata bahwa manusia merupakan zoon politikon (makhluk sosial atau makhluk politik ) dan bahwa manusia yang hidup tersendiri adalah dewa atau binatang.
Mengenai ilmu-ilmu apa yang termasuk ilmu-ilmu sosial tidak ada persesuaian paham. Misalnya sarjana-sarjana seperti Bert F, Hoselitz dan Edwin R.A seligman menyebut sejarah sebagai salah satu ilmu sosial, sementara itu ilmu administrasi dan ilmu komunikasi di berbagai perguruan tinggi diperlakukan sebagai ilmu sosial. Berhubung ada perbedaan pendapat ini, ada baiknya disebut disini ilmu-ilmu yang oleh badan-badan internasional seperti UNESCO disebut sebagai ilmu sosial, yaitu: sosiologi, psikologi sosial, antropologi budaya, hubungan internasional, ilmu hukum, ilmu politik, ekonomi, ststistik, kriminologi, demografi, dan ilmu administrasi.

Tidak ada komentar: