Manusia adalah sesuatu yang nyata ada, oleh karena itu tentu dapat dipahami adanya eksistensi manusiawi disamping sisi organik dari segi materialnya. Maka, konsepsi tentang manusia dalam filsafat merupakan suatu problem yang sangat rumit. Manusia dalam kenyataanya bukan sekadar suatu materi yang kompleks, tetapi juga realitas non-material ( sisi eksistensi manusiawi/material ) dan personalitasnya yang menggabungkan dualitas material dan spiritual.
Sisi material manusia memiliki kualitas-kualitas seperti berat, massa, bentuk, dan volume. Sisi material manusia ini tunduk kepada hukum-hukum fisika. Kompleksitas dari sisi material manusia itu meliputi eksistensi fisis, biologis, personal dan sosial, yang dalam batas-batas tertentu dapat ditemukan pada tingkatan hewanii dari kenyataan yang ada. Eksistensi khas yang dimiliki manusia , dengan demikian tidak akan ditemukan jika yang diperhatikan hanya sisi material manusia semata.
Eksistensi khas itu disebut eksistensi manusiawi, dalam arti cara berada yang khas dari manusia, terdiri dari interaksi-interaksi dari suatu kumpulan unsure-unsur sebagai hasil dari proses budi.
Menurut The Liang Gie, ada empat filosof yang dikutip-nya memiliki pendapat yang sama bahwa unsure-unsur eksistensi manusiawi ada empat. Keempat unsur itu adalah seni, kepercayaan, filsafat, dan ilmu.
1. Seni adalah suatu kegiatan manusiawi yang menjelajahi dan dengan ini menciptakan realitas baru dalam suatu cara yang di luar akal dan berdasarkan penglihatan serta menyajikan realita itu secara perlambang atau kiasan sebagai sebuah kebulatan dunia besar. Seni adalah proses menciptakan sesuatu yang indah, berguna, atau mengherankan oleh budi dengan bantuan raga manusia.
2. Kepercayaan adalah proses memerima dan merasa yakin terhadap adanya sesuatu yang tertinggi yang mempunyai kekuasaan atas alam semesta.
3. Filsafat adalah suatu kegiatan manusiawi yang bersifat reflektif bersandar kepada akal manusia dan sebagian besar tertuju pada pencarian pengetahuan serta akan menghasilkan kearifan, azas-azas yang penghabisan, pemikiran yang sistematis dan pandangan yang menyeluruh.
4. Ilmu adalah kegiatan yang menyelidiki oleh budi manusiabdengan memakai metode-metode yang diatur dan di kontrol untuk memperoleh sekumpulan fakta yang spesifik yang menghasilkan azas-azas, system-sistem, teori-teori, kaidah-kaidah yang dinamakan pengetahuan ilmiah.
Keempat unsur eksistensi manusiawi itu tidak hanya membuat manusia menjadi jenis makhluk biologis yang berkembang paling tinggi diantara semua jenis makhluk, melainkan senyatanya telah mengubah manusia menjadi suatu jenis makhluk hidup yang baru.
Keempat unsur itu saling berinteraksi. Interaksi antar unsure-unsur eksistensi manusiawi itu telah melahirkan cara berada manusia yang unik dan berbeda dibandingkan dengan keberadaan yang lain dari jenis makhluk yang ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar